Pemanfaatan Lipstick Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kemampuan Melafalkan Konsonen /s/ Pada Anak Tunarungu Wicara Kelas III B si SDLB YRTRW Surakarta Tahun Ajaran 2011/2012

Penelitian ini memiliki tujuan, yaitu menggali pemanfaatan media lipstick untuk meningkatkan kemampuan melafalkan konsonan /s/ pada anak tunarungu wicara kelas III B di SDLB YRTRW Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah m...

Ful tanımlama

Kaydedildi:
Detaylı Bibliyografya
Yazar: Mubarok, Ahmad (Yazar)
Materyal Türü: Kitap
Baskı/Yayın Bilgisi: 2012.
Konular:
Online Erişim:Connect to this object online
Etiketler: Etiketle
Etiket eklenmemiş, İlk siz ekleyin!
Diğer Bilgiler
Özet:Penelitian ini memiliki tujuan, yaitu menggali pemanfaatan media lipstick untuk meningkatkan kemampuan melafalkan konsonan /s/ pada anak tunarungu wicara kelas III B di SDLB YRTRW Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah materi kemampuan melafalkan konsonan /s/ melalui media lipstick pada anak tunarungu wicara (ATR), sumber data yang diperoleh, yaitu media lipstick dalam meningkatkan pemahaman melafalakan konsonan /s/ pada anak tunarungu wicara kelas III B di SDLB YRTRW Surakarta, teknik analisis yang digunakan berupa teknik analisis induktif, diperoleh dari penelitian hasil wawancara, angket, dan pengamatan (observasi), kemudian dianalisis secara sistematis dan selanjutnya menjadi hipotesis. Penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa proses pelafalan fonem /s/ melalui media lipstick dilakukan dengan empat tahap, yaitu (1) kondisi awal, siklus pertama, siklus kedua, dan siklus ketiga, (2) pelaksanaan PBM melafalkan konsonan /s/ melalui media lipstick pada kondisi awal belum efektif secara penuh tetapi pihak peneliti dan guru mengambil inisiatif menggunakan media OHP untuk memperlihatkan gambar jenis kosakata yang dipilih, yaitu sepeda, sawah, sapu, dan sapi, namun hasilnya kurang memuaskan atau belum mampu mencapai target tujuan pembelajaran, (3) pelaksanaan siklus pertama peran media lipstick terhadap kegiatan PBM melafalkan konsonan /s/ masih juga kurang berjalan efektif. Hal ini disebabkan oleh pemakaian lipstick guru kurang memenuhi standar yang ditetapkan sehingga keaktifan peserta didik ATR dalam menatap bibir guru maupun ketika proses pelafalan fonem /s/ berlangsung kurang memahami, (4) pelaksanaan siklus kedua dan ketiga peran media lipstick dapat mempengaruhi peningkatan kemampuan melafalkan konsonan /s/ pada peserta didik ATR, meskipun masih terdapat dua peserta didik yang belum mampu melafalkan konsonan /s/ dengan benar dan jelas artikulasinya. Pemaparan tersebut didasarkan pada hasil identifikasi kemam
Diğer Bilgileri:https://eprints.ums.ac.id/17599/1/HALAMAN_DEPAN.pdf
https://eprints.ums.ac.id/17599/2/BAB_I.pdf
https://eprints.ums.ac.id/17599/3/BAB_II.pdf
https://eprints.ums.ac.id/17599/5/BAB_III.pdf
https://eprints.ums.ac.id/17599/6/BAB_IV.pdf
https://eprints.ums.ac.id/17599/7/BAB_V.pdf
https://eprints.ums.ac.id/17599/9/DAFTAR_PUSTAKA.pdf
https://eprints.ums.ac.id/17599/10/LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf