Tipe Kepribadian, Tingkat Pendidikan, Status Sosial Ekonomi dan Ide Bunuh Diri (Studi Kasus di Kota Surakarta).

Setiap orang yang melakukan bunuh diri pernah memikirkan atau mencoba bunuh diri, akar masalah yang mengantarkan mereka ke pikiran tersebut bisa bervariasi. Sebelum berhasil bunuh diri, sekitar 30-40 % pelaku bunuh diri pernah melakukan setidaknya satu kali percobaan bunuh diri. Beberapa faktor resi...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Sunarti, Ninik (Author)
Format: Book
Published: 2012.
Subjects:
Online Access:Connect to this object online
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Setiap orang yang melakukan bunuh diri pernah memikirkan atau mencoba bunuh diri, akar masalah yang mengantarkan mereka ke pikiran tersebut bisa bervariasi. Sebelum berhasil bunuh diri, sekitar 30-40 % pelaku bunuh diri pernah melakukan setidaknya satu kali percobaan bunuh diri. Beberapa faktor resiko yang bisa menyebabkan munculnya pikiran bunuh diri juga telah diteliti. Depresi, penyakit akut, tingkat pendidikan, lingkungan, dan gangguan kepribadian dalam banyak kasus bunuh diri selalu menjadi alasan para pelaku bunuh diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan antara tipe kepribadian, tingkat pendidikan dan status sosial ekonomi dengan ide bunuh diri. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Penelian dilakukan di Kota Surakarta. Tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik non parametrik dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada keterkaitan antara tipe kepribadian dengan ide bunuh diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan tipe kepribadian introvet memiliki ide bunuh diri yang tinggi. Responden dengan tipe kepribadian introvet cenderung memiliki ide bunuh diri yang tinggi. Sebaliknya tesponden dengan tipe kepribadian ekstrovet cenderung memiliki ide bunuh diri yang lebih rendah; (2) Ada keterkaitan antara tingkat pendidikan dengan ide bunuh diri. Responden dengan tingkat pendidikan rendah memiliki ide bunuh diri yang tinggi. Responden dengan tingkat pendidikan rendah cenderung memiliki ide bunuh diri yang tinggi. Sebaliknya tesponden dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi cenderung memiliki ide bunuh diri yang lebih rendah; (3) Ada keterkaitan antara status sosial ekonomi dengan ide bunuh diri. Responden dengan status sosial ekonomi rendah memiliki ide bunuh diri yang tinggi. Responden dengan status sosial ekonomi rendah dan sedang cenderung memiliki ide bunuh diri yang tinggi. Sebaliknya tesponden dengan status sosial ekonomi tinggi cenderung memiliki ide bunuh diri yang lebih rendah.
Item Description:https://eprints.ums.ac.id/18965/1/Halaman_Depan.pdf
https://eprints.ums.ac.id/18965/2/Bab_1.pdf
https://eprints.ums.ac.id/18965/3/Bab_2.pdf
https://eprints.ums.ac.id/18965/6/Bab_3.pdf
https://eprints.ums.ac.id/18965/8/Bab_4.pdf
https://eprints.ums.ac.id/18965/12/Bab_5.pdf
https://eprints.ums.ac.id/18965/15/DAFTAR_PUSTAKA.pdf
https://eprints.ums.ac.id/18965/28/Lampiran.pdf
https://eprints.ums.ac.id/18965/29/Naskah_Publikasi.pdf