Analisis Kinerja Dengan Pendekatan Balance Scorecard ( Studi Kasus PDAM Tirta Makmur Kabupaten Sukoharjo )

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah kinerja PDAM Tirta Makmur Kabupaten Sukoharjo dengan menggunakan Metode Balanced Scorecard dilihat dari perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Data yang digunakan dalam...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Margandi, Margandi (Author), , Drs. Agus Endro Suwarno, M.Si (Author)
Format: Book
Published: 2013.
Subjects:
Online Access:Connect to this object online
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah kinerja PDAM Tirta Makmur Kabupaten Sukoharjo dengan menggunakan Metode Balanced Scorecard dilihat dari perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yaitu laporan keuangan dan data administrasi PDAM tahun 2010-2012 serta data BPPSPAM publikasi tahun 20010-2012. Pengukuran kinerja perspektif keuangan dilihat dari ROE, Rasio Operasi, Rasio Kas, Efektivitas Penagihan dan Rasio Solvabilitas. Pengukuran kinerja perspektif pelanggan dilihat dari Cakupan Pelayanan, Pertumbuhan Pelanggan, Tingkat Penyelesaian Aduan, Jam Operasi Layanan/Hari dan Konsumsi Air Domestik. Pengukuran kinerja perspektif bisnis internal dilihat dari Efisiensi Produksi, Kualitas Air Pelanggan, Tingkat Kehilangan Air, Tekanan Sambungan Pelanggan dan Penggantian Air Meter. Pengukuran kinerja perspektif pertumbuhan dan pembelajaran dilihat dari Rasio Jumlah Pegawai/1000 Pelanggan, Rasio Diklat Pegawai dan Rasio Biaya Diklat Terhadap Biaya Pegawai. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa kinerja perspektif keuangan PDAM cukup yaitu dengan rata-rata sebesar 0,871. Kinerja perspektif pelanggan PDAM cukup yaitu dengan rata-rata sebesar 0,850. Kinerja perspektif bisnis internal baik yaitu dengan rata-rata sebesar 1,348. Kinerja perspektif pertumbuhan dan pembelajaran cukup yaitu dengan rata-rata sebesar 0,410. Sehingga kinerja PDAM secara kesuluruhan rata-rata dari tahun 2009-2011 menggunakan Balance Scorecard dikatakan baik yaitu sebesar 3,47. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai scorecard yang dihasilkan dari masing-masing perspektif. Kesimpulan yang diambil dari kinerja PDAM Tirta Makmur Kabupaten Sukoharjo berarti PDAM mampu berkembang, memperbaiki kas dan kewajiban pinjaman serta mengoperasikan instalasi secara efisien dalam memberikan suatu pelayanan yang prima kepada pelanggan maupun kontribusi untuk PAD Kabupaten Sukoharjo
Item Description:https://eprints.ums.ac.id/26040/17/NASKAH_PUBLIKASI.pdf
https://eprints.ums.ac.id/26040/1/HALAMAN_DEPAN.pdf
https://eprints.ums.ac.id/26040/3/BAB_I.pdf
https://eprints.ums.ac.id/26040/4/BAB_II.pdf
https://eprints.ums.ac.id/26040/6/BAB_III.pdf
https://eprints.ums.ac.id/26040/9/BAB_IV.pdf
https://eprints.ums.ac.id/26040/12/BAB_V.pdf
https://eprints.ums.ac.id/26040/13/DAFTAR_PUSTAKA.pdf
https://eprints.ums.ac.id/26040/15/LAMPIRAN.pdf