Dasar Program Perencanaan Dan Perancanganarsitektur (DP3A)Solo Recycle Craft Village Di Kawasan TPA Putri Cempo

Dinamisme Kota Solo tak lepas dari pesatnya perkembangan di berbagai sektor, terutama ekonomi.Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi kehidupan masyarakat Solo. Namun di sisi lain, hal tersebut juga menimbulkan dampak negatif. Salah satu diantaranya adalah sampah, produk samping dari segala macam...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Ichsani, Maria (Author), , Ir. Qomarun, M.M (Author), , Suryaning Setyowati, S.T., M.T (Author)
Format: Book
Published: 2013.
Subjects:
Online Access:Connect to this object online
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Dinamisme Kota Solo tak lepas dari pesatnya perkembangan di berbagai sektor, terutama ekonomi.Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi kehidupan masyarakat Solo. Namun di sisi lain, hal tersebut juga menimbulkan dampak negatif. Salah satu diantaranya adalah sampah, produk samping dari segala macam kegiatan yang tak terhindarkan lagi.Sekelumit masalah persampahan yang berpacu dengan konsekuensi logis pertumbuhan di berbagai sektor serta fenomena degradasi lingkungan telah mendesak Pemerintah Kota Solo untuk menentukan kebijakan dan langkah penanganan yang lebih kreatif dan inovatif untuk mengatasinya, terlebih saat ini satu-satunya TPA Kota Solo sudah dalam kondisi overload.Akan tetapi, meskipun berada dalam fase kritis TPA Putri Cempo mempunyai simbiosis mutualisme dengan kampung disekitarnya, terutama dalam hal persampahan. Adanya simbiosis mutualisme ini berpotensi menjadi entry point terwujudnya sebuah kampung wisata hijau berbasis masyarakat yang akan diaplikasikan pada Kampung Jatirejo sebagai upaya perbaikan kampung dan diharapkan juga menjadi salah satu jawaban masalah persampahan di Kota Solo. Namun tentunya upaya ini membutuhkan koordinasi dari semua stake holders yang berkompeten, terutama Pemerintah Kota Solo dan juga partisipasi dari masyarakat, baik dari tahap perencanaan hingga pengelolaannya. Solo Recycle Craft Village merupakan upaya perwujudan dari kampung wisata hijau berbasis masyarakat yang akan diaplikasikan pada Kampung Jatirejo. Kebutuhan akan Solo Recycle Craft Village ini dirasa perlu karena adanya keterdesakan dari permasalahan yang ada dan tantangan yang dihadapi, serta melihat potensi dan peluang yang ada sangat mendukung perencanaan dan perancangan desain ini. Perancangan Solo Recycle Craft Village diharapkan mampu mewadahi kegiatan yang ada sehingga tercipta sinergi antara Kampung Jatirejo dengan TPA Putri Cempo dalam upaya pengelolaan dan pengolahan sampah Kota Solo secara terpadu dengan metode partisipatif. Dengan penerapan konsep ruang dan waktu pada desain perancangan ditujukan untuk memperkuat karakter kawasan dan kehidupan sosial budaya setempat.
Item Description:https://eprints.ums.ac.id/27134/1/3._HALAMAN_DEPAN.pdf
https://eprints.ums.ac.id/27134/3/4._BAB_I.pdf
https://eprints.ums.ac.id/27134/4/4._BAB_II.pdf
https://eprints.ums.ac.id/27134/6/4._BAB_III.pdf
https://eprints.ums.ac.id/27134/7/4._BAB_IV.pdf
https://eprints.ums.ac.id/27134/8/5._DAFTAR_PUSTAKA.pdf
https://eprints.ums.ac.id/27134/10/6._LAMPIRAN.pdf
https://eprints.ums.ac.id/27134/24/2._NASKAH_PUBLIKASI_ILMIAH.pdf