Analisis Bahasa Graffiti Tembok Di Kota Surakarta: Tinjauan Sosiolinguistik

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu, (1) memaparkan bentuk bahasa graffiti tembok di kota Surakarta, (2) menjelaskan makna bahasa graffiti tembok di kota Surakarta, (3) memaparkan fungsi bahasa graffiti tembok di kota Surakarta, (4) memaparkan tanggapan masyarakat sekitar mengenai bahasa graffiti t...

Ful tanımlama

Kaydedildi:
Detaylı Bibliyografya
Asıl Yazarlar: Prastya, Teguh (Yazar), , Dra. Atiqa Sabardila, M.Hum (Yazar)
Materyal Türü: Kitap
Baskı/Yayın Bilgisi: 2014.
Konular:
Online Erişim:Connect to this object online
Etiketler: Etiketle
Etiket eklenmemiş, İlk siz ekleyin!
Diğer Bilgiler
Özet:Penelitian ini memiliki tujuan yaitu, (1) memaparkan bentuk bahasa graffiti tembok di kota Surakarta, (2) menjelaskan makna bahasa graffiti tembok di kota Surakarta, (3) memaparkan fungsi bahasa graffiti tembok di kota Surakarta, (4) memaparkan tanggapan masyarakat sekitar mengenai bahasa graffiti tembok di kota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif, yang menjadi objek penelitian ini yaitu, ungkapan pada graffiti di Kota Surakarta.Teknik dokumentasi, teknik catat, dan teknik wawancara digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini. Setelah data terkumpul penelitian ini menggunakan teknik analisis data metode agih; teknik ubah ujud, teknik perluas dan metode padan; teknik refensial, teknik pragmatis. Hasil penelitian ini berupa, (1) lima bentuk bahasa graffiti di kota Surakarta yaitu, kata, frase, klausa, kalimat, wacana. (2) Ungkapanpadagraffiti tembok di Kota Surakarta berisi kritik sosial berupa kritik terhadap pemerintah, layanan di rumah sakit, serta masalah kehidupan sosial;dukungan kepada Persis Solo;perasaan gembira dan cinta tanah air;kebudayaan batik;peringatan; ucapan bela sungkawa;sapaan. (3) Terdapat enam fungsi ungkapan pada graffiti tembok di Kota Surakarta yaitu, (a) fungsi ekpresif, (b) fungsi informasional, (c) fungsi direktif, (d) fungsi kontektual, (e) fungsi metalingul, dan (f) fungsi puitik. (4) tanggapan masyarakat mengenai bahasa graffiti yaitu, bahasa graffiti dentitas penulis, bahasa graffiti bagian karya anak bangsa, dan graffiti sebagai media komunikasi, serta bahasa graffiti sebagai penyampain pesan
Diğer Bilgileri:https://eprints.ums.ac.id/29688/12/02._NASKAH_PUBLIKASI.pdf
https://eprints.ums.ac.id/29688/1/03._HALAMAN_DEPAN.pdf
https://eprints.ums.ac.id/29688/2/04._BAB_I.pdf
https://eprints.ums.ac.id/29688/3/05._BAB_II.pdf
https://eprints.ums.ac.id/29688/4/06._BAB_III.pdf
https://eprints.ums.ac.id/29688/5/07._BAB_IV.pdf
https://eprints.ums.ac.id/29688/6/08._BAB_V.pdf
https://eprints.ums.ac.id/29688/8/09._DAFTAR_PUSTAKA.pdf
https://eprints.ums.ac.id/29688/9/10._Lampiran.pdf