HUBUNGAN ANTARA KONFLIK PERAN DENGAN CITRA DIRI PADA PENYIAR RADIO YANG MASIH KULIAH DI SURAKARTA

Setiap individu menginginkan dapat memiliki kepribadian yang kuat dan citra diri yang tinggi, termasuk dalam dunia kerja. Seorang individu yang memilih profesi penyiar mempunyai tuntutan peran seperti harus menghibur orang, tampil dengan menyenangkan dan mempunyai keterlibatan dengan orang banyak. D...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: ANGGRAINI, MUTIA (Author)
Format: Book
Published: 2010.
Subjects:
Online Access:Connect to this object online
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Setiap individu menginginkan dapat memiliki kepribadian yang kuat dan citra diri yang tinggi, termasuk dalam dunia kerja. Seorang individu yang memilih profesi penyiar mempunyai tuntutan peran seperti harus menghibur orang, tampil dengan menyenangkan dan mempunyai keterlibatan dengan orang banyak. Di sisi lain, individu tersebut memilih posisi sebagai mahasiswa yang mempunyai tugas dan kewajiban sebagai seorang yang harus belajar demi kemajuan dan cita-cita yang ingin dicapainya. Masalah yang sering dihadapi oleh mahasiswa yang berprofesi sebagai penyiar adalah membagi waktu untuk bekerja dan kuliah, kebutuhan untuk menjadi sarjana yang mampu memberikan kebanggaan pada keluarga, terutama orang tua. Akibatnya, mahasiswa sering terdapat konflik kepentingan, dimana kewajiban untuk menyelesaikan kuliah dengan tepat waktu, konflik dengan keinginan untuk berprestasi dalam pekerjaan sehingga individu berusaha membagi waktu, energi dan kemampuannya. Adapun tujuan penelitian ini adalah :(1) Hubungan antara konflik peran dengan citra diri pada penyiar radio yang masih kuliah. (2) Peranan konflik peran terhadap citra diri. (3) Tingkat konflik peran dan citra diri pada penyiar radio. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu Ada hubungan negatif antara konflik peran dengan citra diri pada penyiar radio yang masih kuliah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penyiar radio yang berkerja di stasiun radio wilayah Surakarta, berjumlah 20 stasiun dan jumlah mahasiwa penyiar radio sebanyak 97 orang. Karena seluruh populasi digunakan sebagai sampel, maka penelitian ini menggunakan studi populasi. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi product moment diperoleh rxy = -0,675 dengan p = 0,000 (p < 0,01) yang berarti ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara konflik peran dengan citra diri pada penyiar radio yang masih kuliah. Kesimpulan dalam penelitian ini, yaitu: (1) Ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara konflik peran dengan citra diri pada penyiar radio yang masih kuliah. (2) Subyek efektif (SE) konflik peran terhadap citra diri 0,456 atau 45,6%. (3) Hasil kategori konflik peran tergolong sedang dan hasil kategori citra diri tergolong tinggi.
Item Description:https://eprints.ums.ac.id/9280/2/F100040236.pdf
https://eprints.ums.ac.id/9280/1/F100040236.pdf