PROFIL PERILAKU ETIS SISWA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Penelitian ini didasari oleh fenomena banyaknya perilaku siswa yang tidak sesuai dengan nilai yang berlaku di masyarakat, seperti berkelahi dengan teman, berkata-kata kasar dan bersikap tidak sopan. Pedoman tingkah laku sangat diperlukan oleh individu pada usia remaja agar pergaulan sesama remaja da...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Sholekha Nurhayati, - (Author)
Format: Book
Published: 2012-08-31.
Subjects:
Online Access:Link Metadata
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Penelitian ini didasari oleh fenomena banyaknya perilaku siswa yang tidak sesuai dengan nilai yang berlaku di masyarakat, seperti berkelahi dengan teman, berkata-kata kasar dan bersikap tidak sopan. Pedoman tingkah laku sangat diperlukan oleh individu pada usia remaja agar pergaulan sesama remaja dapat berjalan dengan baik sesuai dengan norma masyarakatnya atau norma agama yang dianutnya, sehingga mereka terhindar dari pergaulan yang menyimpang yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat. Tujuan penelitian adalah memperoleh gambaran dan perbedaan perilaku etis antara siswa perempuan dan siswa laki-laki serta Mengembangkan program bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuhan siswa kelas XI SMA Pasundan 2 Tahun Ajaran 2010/2011 untuk membantu siswa mengembangkan perilaku etis yang dimilikinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling). Pengambilan sampel sebesar 50% dari populasi yaitu diperoleh 130 sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukan Perilaku Etis Siswa di SMA Pasundan 2 Bandung umumnya tergolong pada kategori cukup baik. Dari 130 responden yang dijadikan sampel dalam penelitian ini, 70% diantaranya atau 91 siswa dapat disebut sebagai siswa yang berperilaku etis dengan kategori cukup baik. Sebanyak 24 siswa atau 18,46% dari total responden termasuk siswa berperilaku etis dengan kategori baik, sedangkan sisanya yaitu sebesar 11,54% atau 15 siswa tergolong memiliki perilaku etis dengan kategori kurang baik. Perilaku etis siswa berdasaran jenis kelamin tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata skor perilaku etis siswa perempuan dengan perilaku etis siswa laki-laki. Rekomendasi bagi Guru BK/Konselor diharapkan mampu mengaplikasikan program hasil penelitian untuk mengembangkan perilaku etis siswa yang telah dirancang peneliti terhadap siswa kelas XI dengan keterampilan yang kreatif dan inovatif untuk mengembangkan perilaku etis yang dimiliki siswa.
Item Description:http://repository.upi.edu/63709/1/s_ppb_0703768_table_of_content.pdf
http://repository.upi.edu/63709/2/s_ppb_0703768_chapter1.pdf
http://repository.upi.edu/63709/3/s_ppb_0703768_chapter2.pdf
http://repository.upi.edu/63709/7/s_ppb_0703768_chapter3.pdf
http://repository.upi.edu/63709/4/s_ppb_0703768_chapter4.pdf
http://repository.upi.edu/63709/5/s_ppb_0703768_chapter5.pdf
http://repository.upi.edu/63709/6/s_ppb_0703768_bibliography.pdf