PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERBIMBING KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN KIMIA SMA

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah Program Pembelajaran Berbasis Masalah Terbimbing (P2BMT) menggunakan metode penelitian dan pengembangan model 4D. Untuk merancang P2BMT, analisis kebutuhan dilakukan melalui studi pustaka dan lapangan, selanjutnya dilakukan validasi dan uji coba ter...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Rhedana, I Wayan (Author)
Format: Book
Published: 2009-08-26.
Subjects:
Online Access:Link Metadata
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah Program Pembelajaran Berbasis Masalah Terbimbing (P2BMT) menggunakan metode penelitian dan pengembangan model 4D. Untuk merancang P2BMT, analisis kebutuhan dilakukan melalui studi pustaka dan lapangan, selanjutnya dilakukan validasi dan uji coba terbatas di salah satu SMA kelas XI pada topik termokimia dan laju reaksi untuk menyempurnakan draft P2BMT. P2BMT yang telah disempurnakan diuji coba pada skala yang lebih luas di tiga SMA kelas XI dengan peringkat tinggi, sedang, rendah di Kabupeten Buleleng Bali mengggunakan rancangan eksperimen kuasi, control group pretest-posttest design. Hasil-hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah: (1) untuk topik termokimia, P2BMT lebih baik meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa; dan (2) untuk topik laju reaksi, P2BMT lebih baik meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa daripada pembelajaran reguler. Di samping itu, P2BMT lebih baik meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di sekolah dengan peringkat sedang dan rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) karakteristik P2BMT meliputi: masalah open-ended, pertanyaan konseptual, dan pertanyaan Socratik; (2) P2BMT efektif meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa masing-masing untuk keseluruhan konsep dan indikator; (3) P2BMT efektif meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa di sekolah dengan peringkat sedang dan rendah; (4) guru-guru dan siswa merespon P2BMT dengan baik; (5) P2BMT dapat: (a) membantu guru-guru mengelola kelas dengan baik; (b) menggali ide-ide siswa secara lebih mendalam, (c) memotivasi siswa belajar, (d) menumbuhkan keingintahuan siswa, dan (e) menumbuhkan sikap positif siswa terhadap mata pelajaran kimia. Siswa menyarankan agar P2BMT tetap dipertahankan untuk mengajarkan topik-topik kimia. Berdasarkan hasil-hasil tersebut direkomendasikan bahwa sekolah dengan peringkat sedang dan rendah dapat menerapkan P2BMT.
Item Description:http://repository.upi.edu/8266/1/d_ipa_0604754_table_of_content.pdf
http://repository.upi.edu/8266/2/d_ipa_0604754_chapter1.pdf
http://repository.upi.edu/8266/3/d_ipa_0604754_chapter2.pdf
http://repository.upi.edu/8266/4/d_ipa_0604754_chapter3.pdf
http://repository.upi.edu/8266/5/d_ipa_0604754_chapter4.pdf
http://repository.upi.edu/8266/6/d_ipa_0604754_chapter5.pdf
http://repository.upi.edu/8266/7/d_ipa_0604754_bibliography.pdf