PENGARUH KEMAMPUAN KERJA KARY
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah produktivitas kerja karyawan bagian produksi di KPSBU Bandung Jawa Barat yang belum optimal. Hal tersebut ditandai dengan tidak tercapainya target kerja yang telah ditentukan, banyaknya karyawan yang kurang dapat bekerjasama dengan karyawan lain d...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Book |
Published: |
2012-12-26.
|
Subjects: | |
Online Access: | Link Metadata |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah produktivitas kerja karyawan bagian produksi di KPSBU Bandung Jawa Barat yang belum optimal. Hal tersebut ditandai dengan tidak tercapainya target kerja yang telah ditentukan, banyaknya karyawan yang kurang dapat bekerjasama dengan karyawan lain dan rendahnya kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang produksi susu. Hal-hal tersebut berpotensi menjadi penghambat bagi tercapainya tujuan perusahaan tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh dari kemampuan kerja karyawan terhadap tingkat produktivitas kerja karyawan bagian produksi KPSBU Bandung Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey eksplanasi. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket yang diperoleh dari 64 orang karyawan sebagai populasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linier sederhana. Hasil analisa menunjukkan bahwa kedua variabel berada pada kategori tinggi. Data berdistribusi normal dan berpola linier. Dari hasil uji hipotesis diperoleh bahwa pengaruh variabel kemampuan kerja karyawan terhadap variabel produktivitas kerja karyawan signifikan. Akan tetapi, ada dua indikator penting yang harus segera diperbaiki pada setiap variabel. Untuk variabel kemampuan kerja karyawan yang perlu diperbaiki adalah indikator keterampilan. Indikator ini dapat diperbaiki dengan cara memberikan pelatihan mengenai pengolahan susu yang baik kepada para karyawan sehingga karyawan dapat menghasilkan olahan susu yang baik. Adapun untuk variabel produktivitas kerja, indikator yang diperbaiki adalah indikator kerja lembur. Indikator ini dapat diperbaiki dengan cara meningkatkan upah lembur agar karyawan memiliki inisiatif dan semangat yang tinggi untuk melakukan kerja lembur. |
---|---|
Item Description: | http://repository.upi.edu/91561/1/s_pkr_0802625_table_of_content.pdf http://repository.upi.edu/91561/2/s_pkr_0802625_chapter1.pdf http://repository.upi.edu/91561/3/s_pkr_0802625_chapter3.pdf http://repository.upi.edu/91561/4/s_pkr_0802625_chapter5.pdf http://repository.upi.edu/91561/5/s_pkr_0802625_bibliography.pdf |