STUDI TENTANG PEMUKIMAN KUMUHDI KECAMATAN BOJONGLOA KIDUL KOTA BANDUNG

Kebutuhan lahan untuk permukiman semakin meningkat seiring dengan terus meningkatnya jumlah penduduk perkotaan. Penduduk kota makin meningkat sementara sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan termasuk perumahan relatif terbatas yang pada gilirannya menyebabkan munculnya lingkungan pemukiman ku...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Andry Arifin, - (Author)
Format: Book
Published: 2008-03-26.
Subjects:
Online Access:Link Metadata
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Kebutuhan lahan untuk permukiman semakin meningkat seiring dengan terus meningkatnya jumlah penduduk perkotaan. Penduduk kota makin meningkat sementara sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan termasuk perumahan relatif terbatas yang pada gilirannya menyebabkan munculnya lingkungan pemukiman kumuh. Tujuan dari penelitian ini adalah (1). Untuk mengetahui tingkat kekumuhan pemukiman di kecamatan Bojongloa Kidul kota Bandung (2). Untuk mengetahui persebaran kawasan kumuh di kecamatan Bojongloa Kidul kota Bandung (3). Untuk mengetahui karakteristik sosial budaya pemukiman kumuh di kecamatan Bojongloa Kidul kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wilayah dan penduduk yang berada di daerah penelitian. Sampel terdiri atas sampel wilayah dan sampel penduduk. Dalam penentuan sampel penduduk dilakukan secara aksidental sampling, di mana setiap responden yang ditemui dijadikan sampel. Teknik analisis data menggunakan persentase, dan untuk mengetahui tingkat kekumuhan digunakan formula dari Dirjen Perumahan dan Pemukiman. Dari hasil penelitian diperoleh tingkat kekumuhan yang menggunakan standarisasi dari Dirjen Perumahan dan Pemukiman bahwa di Kebon Lega memiliki indeks tingkat kekumuhan sebesar 2,90 termasuk kedalam kategori kumuh sedang, di Cibaduyut memiliki indeks tingkat kekumuhan sebesar 2,66 termasuk kedalam kategori kumuh sedang, dan di Cibaduyut Kidul memiliki indeks tingkat kekumuhan sebesar 2,22 termasuk kedalam kategori kumuh ringan. Lokasi pemukiman kumuh di kecamatan ini mayoritas berada didekat dengan lokasi sekitar perekonomian yaitu sebesar 47,5 %. Karakteristik sosial budaya dalam teknologi ada dua sarana yang diteliti yaitu sarana komunikasi mayoritas tidak memiliki alat komunikasi sebesar 76,3 %, sarana informasi mayoritas tidak memiliki alat informasi sebesar 36,2 %. Karakteristik sosial budaya dalam mata pencaharian mayoritas responden bekerja sebagai buruh kasar sebesar 45 %.
Item Description:http://repository.upi.edu/92592/1/s_geo_034707_table_of_content.pdf
http://repository.upi.edu/92592/2/s_geo_034707_chapter1.pdf
http://repository.upi.edu/92592/3/s_geo_034707_chapter3.pdf
http://repository.upi.edu/92592/4/s_geo_034707_chapter5.pdf
http://repository.upi.edu/92592/5/s_geo_034707_bibliography.pdf