UPAYA MENINGKATKAN KELINCAHAN DAN KERJASAMA MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL:Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas IV di SD Negeri Bolang Kabupaten Subang
Rendahnya kebugaran jasmani siswa khususnya kelincahan dan juga kurangnya aspek sosial dalam kerjasama siswa. Rumusan masalah penelitian ini adalah Apakah penerapan permainan tradisional dalam pembelajaran penjas pada siswa kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Bolang dapat meningkatkan kelincahan dan ke...
Bewaard in:
Hoofdauteur: | |
---|---|
Formaat: | Boek |
Gepubliceerd in: |
2012-02-24.
|
Onderwerpen: | |
Online toegang: | Link Metadata |
Tags: |
Voeg label toe
Geen labels, Wees de eerste die dit record labelt!
|
Samenvatting: | Rendahnya kebugaran jasmani siswa khususnya kelincahan dan juga kurangnya aspek sosial dalam kerjasama siswa. Rumusan masalah penelitian ini adalah Apakah penerapan permainan tradisional dalam pembelajaran penjas pada siswa kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Bolang dapat meningkatkan kelincahan dan kerjasama siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui tentang implementasi permainan tradisional dalam meningkatkan kelincahan dan kerjasama siswa kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri Bolang Kabupaten Subang. 2. Mengetahui peningkatan kelincahan dan kerjasama siswa kelas 4 di SD Negeri Bolang dengan adanya implementasi permainan tradisional. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau class room action research pada siswa kelas IV SDN Bolang Kabupaten Subang yang berjumlah 20 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, catatan lapangan, dan tes. Pelaksanaan tindakan diawali dengan observasi awal. Langkah selanjutnya adalah membuat rancangan tindakan yang terdiri dari tiga siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari tiga tindakan. Prosentase rata-rata siswa yang bersikap kerjasama pada tes awal mencapai 44%, pada siklus I mencapai 50%, siklus II mencapai 61% dan siklus III mencapai 71%. Sedangkan tes awal dari tes kelincahan siswa laki-laki rata-rata nya 8,92 detik (kategori sangat kurang), siswa perempuan rata-ratanya 10,13 detik (kategori sangat kurang). Siklus 1 rata-rata siswa laki-laki 8,54 detik (kategori sangat kurang), siswa perempuan rata-ratanya 9,77 detik (kategori kurang). Siklus 2 rata-rata siswa laki-laki 7,89 detik (kategori sangat baik), siswa perempuan rata-ratanya 9,22 detik (kategori cukup). Siklus 3 rata-rata siswa laki-laki 7,57 detik (kategori sangat baik), dan siswa perempuan rata-ratanya 8,57 detik (kategori sangat baik). Hasil ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan pembelajaran permainan tradisional, maka sikap kerjasama siswa dapat tertanam dan kelincahannya dapat meningkat. |
---|---|
Beschrijving item: | http://repository.upi.edu/94901/1/s_jkr_0704987_table_of_content.pdf http://repository.upi.edu/94901/2/s_jkr_0704987_chapter1.pdf http://repository.upi.edu/94901/3/s_jkr_0704987_chapter3.pdf http://repository.upi.edu/94901/4/s_jkr_0704987_chapter5.pdf http://repository.upi.edu/94901/5/s_jkr_0704987_bibliography.pdf |