PERKEMBANGNA KESENIAN HADRO DI KECAMATAN BUNGBULANG GARUT SELATAN 1965-2005: Kajian Historis Nilai-Nilai Budaya Lokal

Skripsi ini berjudul Perkembangan Kesenian Hadro di Kecamatan Bungbulang Garut Selatan Tahun 1965-2005 (Kajian Historis Nilai-Nilai Budaya Lokal). Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah mengenai keberadaan kesenian Hadro di Kecamatan Bungbulang yang ditinjau dari sisi historis mulai dari...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Lusi Handayani, - (Author)
Format: Book
Published: 2011-06-30.
Subjects:
Online Access:Link Metadata
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Skripsi ini berjudul Perkembangan Kesenian Hadro di Kecamatan Bungbulang Garut Selatan Tahun 1965-2005 (Kajian Historis Nilai-Nilai Budaya Lokal). Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah mengenai keberadaan kesenian Hadro di Kecamatan Bungbulang yang ditinjau dari sisi historis mulai dari lahirnya kesenian Hadro, perkembangannya, cara penyajian kesenian Hadro, pengaruh globalisasi terhadap kesenian Hadro , serta upaya pelestarian kesenian Hadro. Tahun kajian skripsi ini, difokuskan pada tahun 1965-2005, dimana pada periode tersebut terjadi dinamika dalam perkembangan kesenian Hadro. Perkembangan tersebut meliputi intensitas pertunjukan, pembentukan lingkungan seni, serta bentuk penyajian kesenian Hadro. Manfaat yang dimaksud dalam penelitian ini adalah untuk mengangkat kesenian Hadro. Manfaat yang dimaksud dalam penelitian ini adalah untuk mengangkat kesenian Hadro sebagai kesenian tradisional atau kesenian daerah khas Kabupaten Garut yang mulai mengalami kemunduran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode historis, yakni meliputi pengumpulan sumber baik lisan maupun tulisan, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Untuk lebih memahami permasalahan yang dikaji, maka penulis menggunakan beberapa konsep yang relevan melalui pendekatan ilmu sosial seperti sosiologi dan antropologi untuk memperdalam analisis fakta. Dalam melakukan penelitian, penulis sangat tergantung pada penggunaan sejarah lisan (oral history). Kesenian Hadro yang berasal dari Kecamatan Bungbulang ini merupakan kesenian tradisional dengan nilai budaya lokal yang diwariskan secara turun temurun. Kesenian Hadro dalam perkembangannya mengalami pergeseran fungsi sesuai dengan perkembangan jaman. Pada awal kemunculannya, kesenian Hadro berfungsi sebagai sarana penyebaran ajaran agama islam. Ajaran agama islam yang terkandung pada kesenian Hadro tersebut ditunjukan untuk memperbaiki kebiasaan masyarakat Kecamatan Bungbulang yang pada waktu itu sudah sebagian besar menganut islam, namun masih percaya pada kepercayaan-kepercayaan roh-roh halus. Perkembangan kesenian Hadro tahun 1965-2005 mengalami pasang surut. Berbagai masalah yang menghambat, baik faktor internal maupun eksternal terus dihadapi oleh kesenian Hadro. Akibat pesatnya arus globalisasi yang masuk ke tengah masyarakat menyebabkan kesenian ini mengalami kondisi yang memprihatinkan. Seiring berjalannya waktu, dengan perubahan-perubahan yang terjadi di masyarakat, saat ini kesenian Hadro berkembang sebagai seni pertunjukan yang berfungsi sebagai sarana hiburan. Di tengah arus globalisasi dan semakin maraknya seni budaya modern, kesenian Hadro masih dapat bertahan sebagai salah satu warisan budaya leluhur yang mengandung nilai-nilai budaya lokal yang harus dipertahankan dan dilestarikan oleh masyarakat setempat sebagai bagian dari sebuah seni pertunjukan.
Item Description:http://repository.upi.edu/95208/1/s_sej_0704253_chapter1.pdf
http://repository.upi.edu/95208/2/s_sej_0704253_chapter3.pdf
http://repository.upi.edu/95208/3/s_sej_0704253_chapter5.pdf
http://repository.upi.edu/95208/4/s_sej_0704253_bibliography%281%29.pdf